Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
Cerita Sex Gairah di Persimpangan Jalan 1
Tradingan.com - Ari Rumaidi adalah salah salah satu mahasiswa Informatikan PTS swasta terkemuka di Jakarta bertinggi badan 170 cm dan berat badan 58 kg, berkumis tipis, tidak begitu kekar memang akan tetapi otaknya sangat brilian dalam hal mengotak-atik serta pemograman komputer. Ia juga mempunyai bengkel servis Handphone yang ia kelola sendiri dengan si Mamat tukangnya. Biasanya liburan semester seperti ini Ari pulang ke rumah neneknya di Bandung atau pulang ke rumah orang tuanya di Semarang, akan tetapi liburan kali ini Ari sedikit malas dan ia pilih mengotak-atik elektronik di kios sevis HP-nya di salah satu Mall terkemuka di Jakarta.
“Selamat siang Ari,” sapa suara cewek lembut nan menawan.
“Yach.. siang..” jawab Ari seraya medongakkan kepalanya ke arah suara itu.
“Eh.. Shinta.. tumben kemari, dari mana saja kamu?” tanya Ari.
Shinta adalah “kembang kampus” ditempat Ari kuliah dan Ari sudah mendengar selentingan bahwa Shinta juga sering gonta ganti laki-laki namun Shinta dan Ari beda fakultas. Kadang Shinta terlihat berjalan bareng dengan cowok muda cakep kemudian ganti dengan om-om senang, lantas beberapa waktu lalu Shinta akrab dengan Sony teman sefakultas Ari dan baru beberapa minggu mereka tidak terlihat lagi bermesraan.
“Ini Ar! HP-ku ngadat tolong betulin yach..” seru Shinta seraya menyerahkan HP-nya kepada Ari.
“Tumben Ar nggak liburan ke Bandung, kan di sana banyak mojang-mojang nan menawan?” selidik Shinta.
“Nggak.. males saja mendingan cari duit, sini coba aku periksa,” kata Ari seraya berdiri meminta kemudian memeriksa HP Shinta.
“Ar! emmhh.. bisa ditunggu nggak,” tanya Shinta.
“Nggak usah dech.. entar malem aku anterin ke rumah kamu, kasih saja alamatnya.” kata Ari dengan menyodorkan secarik kertas.
“Itung-itung main ke rumah kamu, aku kan belum pernah sama sekali.” sambung Ari.
“Thanks.. tapi gue punya kartu nama khok, nich” Shinta menyodorkannya kepada Ari.
“OK, tunggu entar malem yach jam 19:30” sahut Ari.
“Jangan Ar! jam 21:00 saja, soalnya aku ada janji dengan keponakan gue,” cegah Shinta.
“Ehem.. keponakan apa kepenakan?” ledek Ari.
“Iiich.. sebbel dech..” kata Shinta sambil mencubit lengan Ari. Ari hanya bisa meringis saja dan melihat Shinta berlenggok ria dengan pingulnya yang aduhai.
“Huuhh..” keluh Ari.
Terkait
Memang, siapa yang tidak kenal dengan Shinta di kampus itu, disamping dia anak pejabat ia juga betul-betul cantik. Tubuhnya sekitar 167 cm, badannya tinggi langsing dan kulitnya kuning langsat bak pengantin, namun ia juga terkenal sombong dan materialistis dimata cowok maupun cewek. Payudaranya seksi 36 dan rambutnya tergerai indah. Bibirnya seksi kelihatan kecil namun tebal dan bergigi indah apalagi kalau tersenyum dengan lesung pipitnya. Ari sendiri orangnya liberal namun tidak pernah berpikiran buruk terhadap gadis manapun, ia hanya berkonsentrasi pada bisnisnya.
Pukul 20:00 Ari mulai memacu Kijang hadiah ulang tahunnya yang ke-20 dari ayahnya dua tahun lalu dan hampir 45 menit Ari sudah menemukan alamat Shinta. Ari sengaja berpakaian santai mengenakan celana pendek komprang dan T-shirt made in Dagadu bermotifkan kartun lucu karena disamping ke rumah Shinta ia sebenarnya akan main ke rumah Sri pacarnya untuk menyerahkan HP teman sekost Sri. Ia lantas membelokkan kijang kesayangannya itu ke arah gerbang kemudian turun untuk memencet bel. Wajib baca!

No comments :
Post a Comment
Leave A Comment...